Disini tempat komunitas para banker bermotor
 
IndeksPortalGalleryPencarianPendaftaranLogin

Share | 
 

 Nurani Perlu Bermain

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
arul
kopral RBC
kopral RBC
avatar

Male
Jumlah posting : 39
Age : 32
Lokasi : Jl. Raden Saleh No.8, Jakarta, Indonesia
Registration date : 11.03.09

PostSubyek: Nurani Perlu Bermain   1st April 2009, 10:31 am

Selasa (3/3) kemarin terjadi kecelakaan menyebabkan seorang pengendara tewas di Jl. Hasyim Ashari, Tangerang. Di tempat dan waktu lain, kejadian serupa juga sering terjadi sebagai gambaran betapa bahayanya jalanan.

Faktor bahaya tentunya bukan cuma kecelakaan. Problem senggolan di jalan melahirkan konflik dan potensi bahaya.Simak pangalaman salah seorang bikers berikut ini.

Saat melintas zona Kostrad, Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, ia menyaksikan pengendara beradu argumen dengan supir taksi. “Nggak terima karena disenggol, pengendara naik pitam dan memukul sang supir. Jalanan gaduh dan situasi nyaris jadi tidak terkedali. Supaya situasi kondusif saya minta tolong aparat TNI mendamaikan,” ceritanya.

Ia mengevaluasi kejadian ini. Seandainya sang rider berkepala dingin, tentunya supir taksi akan negosiasi untuk mengganti ongkos kerusakan. Tapi jika sang bikers memukul, bukan tidak mungkin supir taksi itu menuntut pasal penganiayaan dan meminta sejumlah uang atas nama hukum.

Kami menilai, bikers ini tak cerdas dalam menghadapi situasi alias berpikir pendek. Juga tidak menghitung dampak yang akan terjadi kelak.

Peristiwa lain diceritakan brother dari Manan Group Riders Community (MGRC). Ada seorang bikers naik taksi. Katakanlah argo menunjuk angka Rp 50.000 saat sampai tempat tujuan dan ia membayar sejumlah Rp 100.000.

“Karena tidak ada kembalian, sang supir menukarkan uangnya ke tempat lain. Pas akan membayar argo menunjukkan angka Rp 50.500. Sang bikers tidak menerima dan terjadi argumentasi,” jelas Indrawan.

Singkat cerita kejadian itu dilaporkan ke perusahaan taksi yang bersangkutan. Sang supir ada di pihak yang salah dan dipecat. Kacaunya sang bikers merasa bangga karena menang dan menghilangkan nafkah seseorang hanya karena uang Rp 500. Itukah kebanggaan sekaligus kecerdasan dalam menghadapi persoalan?

EGO KALAHKAH AKAL SEHAT?

Cerdas ideal tentunya punya beberapa variabel. Yang jelas bikers harus bisa mengendalikan diri dan berhitung untung rugi sebelum bertindak. Jika masalahnya sepele, haruskah beradu argumen secara keras?

Di sisi lain kita tidak tahu situasi kejiwaan orang yang diajak berseteru. Banyak kejadian tragis sampai terjadi pembunuhan disebabkan kejadian sepele. Di sini ego mengalahkan akal sehat.

“Cerdas ala bikers itu pertama tahu persis handling motor. Ini mengurangi potensi celaka dan senggolan. Kedua, rendah hati dan selalu punya state of mind yang baik terutama positif thinking dengan lingkungan sekitar,” jelas Shahrul ‘Gogon’ Sah, senior Classic Bikers Batavia.

Positif thingking mungkin menjadi kunci utama. Saat melakukan aktivitas kita ingin selamat ke tempat tujuan. Dalam perjalanan, segalanya bisa terjadi dan mental harus siap menerima itu. Dengan begitu bikers akan tetap cermat dan santun dalam bertindak.

SEPULUH HAL YANG PATUT DICERMATI

1. Selalu meningkatkan skill dalam menguasai motor
2. Paham betul bahwa jalanan bukanlah ajang konfrontasi
3. Paham bahwa negara ini adalah negara hukum
4. Membiarkan aparat berwenang menangangani jika terjadi konflik
5. Berusaha keras mengendalikan diri dalam situasi paling tidak menyenangkan sekalipun
6. Selalu menerapkan positif thinking dalam segala situasi
7. Selalu berhitung untung dan rugi sebelum melakukan tindakan
8. Tetap mengasah hati nurani agar bisa berempati pada orang lain
9. Sadar tujuan sebenarnya saat melakukan perjalanan
10. Memiliki prinsip bahwa semua pengguna jalan memiliki hak dan kewajiban sama
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Nurani Perlu Bermain
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: UMUM :: Diskusi safety Riding-
Navigasi: